KIM Harapan Mulya Lakukan Koordinasi dengan Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Bandung Barat: Dorong Integrasi KIM dalam Program Pemberdayaan Desa Sesuai Permendes 16/2025 dan Permenkominfo 4/2024

  • Jan 14, 2026
  • News Admin

Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat – 15 Januari 2026 – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Harapan Mulya, sebagai kelompok masyarakat aktif di tingkat desa, hari ini mengumumkan hasil koordinasi strategis dengan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung Barat. Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat integrasi peran KIM dalam program pemberdayaan desa, sejalan dengan ketentuan Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendes) Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026, serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika (Permenkominfo) Nomor 4 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Konkuren Bidang Komunikasi dan Informatika.

Dalam pertemuan yang digelar di Kantor Diskominfo Kabupaten Bandung Barat, kedua pihak membahas sinergi antara pengelolaan informasi masyarakat melalui KIM dengan alokasi Dana Desa untuk kegiatan pemberdayaan. Permendes 16/2025 menekankan fokus penggunaan Dana Desa pada delapan prioritas utama, termasuk pemberdayaan masyarakat melalui Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang bersifat produktif, mengurangi kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sementara itu, Permenkominfo 4/2024 secara spesifik mengatur kemitraan komunikasi dengan KIM sebagai kelompok masyarakat yang mandiri dalam pengelolaan dan diseminasi informasi, guna mendukung literasi digital dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.

Bapak Mochamad Wendy, Ketua KIM Harapan Mulya yang juga merupakan Implementator kim.id serta Narasumber KIM Nasional, menyatakan: "Kami sangat antusias dengan mendorong terwujudnya kolaborasi ini, karena integrasi KIM dengan program pemberdayaan desa akan memperkuat akses informasi publik di tingkat desa, sekaligus mendukung visi Bupati Kabupaten Bandung Barat untuk masyarakat yang mandiri dan berbasis teknologi. Sebagai Implementator kim.id dan Narasumber KIM Nasional, saya melihat potensi besar untuk menjadikan KIM di KBB sebagai model nasional dalam percepatan literasi digital desa. Melalui platform kim.id, kami siap menjadi mitra strategis dalam diseminasi program desa, seperti penanganan sampah terpadu berbasis teknologi, peningkatan potensi pemberdayaan ekonomi desa, dan mendukung program-program digitalisasi desa, sesuai arahan regulasi nasional."

Sementara itu, Kepala Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Bandung Barat,Bapak Taufik Kurnaefi, menyambut baik inisiatif ini. "Permenkominfo 4/2024 menjadikan KIM sebagai bagian integral dari tata kelola komunikasi publik daerah. Koordinasi dengan KIM Harapan Mulya, yang dipimpin oleh narasumber nasional seperti Bapak Mochamad Wendy, akan memastikan sinkronisasi antara pusat dan daerah, termasuk fasilitasi literasi SPBE (Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik) dan kolaborasi dengan stakeholder seperti perguruan tinggi serta komunitas lokal. Ini juga selaras dengan Permendes 16/2025 yang mengalokasikan Dana Desa hingga 3% untuk operasional pemerintahan desa, termasuk kegiatan informasi dan pemberdayaan."

Hasil koordinasi ini mencakup rencana aksi bersama, seperti pelatihan literasi digital bagi anggota KIM, integrasi kegiatan KIM ke dalam Musyawarah Desa (Musdes) untuk alokasi Dana Desa, serta monitoring melalui platform kim.id. Langkah ini diharapkan menjadi model bagi KIM lain di Kabupaten Bandung Barat, mendukung target nasional pemberdayaan masyarakat informasi yang mandiri dan kreatif.

Rencana Tindak Lanjut Sebagai langkah lanjutan, KIM Harapan Mulya bersama Bidang IKP Diskominfo Kabupaten Bandung Barat akan melakukan koordinasi bersama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat. Koordinasi ini direncanakan pada akhir Januari 2026, bertujuan untuk membahas rencana aksi kolaboratif dalam percepatan implementasi KIM di seluruh Kabupaten Bandung Barat (KBB). Fokus pembahasan meliputi:

  1. Integrasi KIM ke dalam prioritas Dana Desa tahun 2026, termasuk alokasi untuk kegiatan pemberdayaan informasi dan literasi digital.
  2. Pembentukan tim gabungan Diskominfo-DPMD-KIM  Harapan Mulya untuk pendampingan pembentukan KIM baru di desa-desa prioritas.
  3. Strategi monitoring bersama menggunakan platform kim.id, guna memastikan pencapaian target percepatan (minimal 50% desa di KBB memiliki minimal 1 KIM aktif dan teregistrasi kim.id pada akhir 2026).
  4. Kolaborasi dengan stakeholder lain, seperti praktisi/akademisi/perguruan tinggi lokal, untuk pelatihan dan pengembangan konten informasi masyarakat.

Rencana tindak lanjut ini diharapkan mempercepat transformasi digital desa di KBB, sejalan dengan visi Bupati untuk masyarakat mandiri dan berakhlak mulia.

Tentang KIM Harapan Mulya KIM Harapan Mulya adalah komunitas masyarakat berbasis desa di Kabupaten Bandung Barat yang fokus pada pengelolaan informasi untuk pemberdayaan masyarakat. Dengan Nomor Induk KIM 3217082001, kelompok ini telah aktif dalam diseminasi informasi pembangunan, literasi digital, dan partisipasi warga sejak pembentukannya. KIM Harapan Mulya terdaftar di platform resmi kim.id dan berkomitmen mendukung visi transformasi digital daerah, dengan kepemimpinan Bapak Mochamad Wendy sebagai Implementator kim.id dan Narasumber KIM Nasional.